Di mana letak kesetiaan ketika rasa dusta telah merajah sukma...
Di mana letaknya rasa ketika penantian hanyalah ilusi belaka...
Lelah guratan kaki menampak jiwa ku terapung...
Awalnya ku lihat cahaya terang merona diwajah mu,
Kini hanya gelap yg menggantung... Ku duduk setia di sudut keheningan mengais bisu arti sbuah kebahagiaan...
Di tebas mimpi semu yg kau janjikan memasung tawarkan khayalan dalam kecewa tak berkesudahan...
Hingga membuat lidah ku kelu menelan kenyataan... Oh nirwana... Tamaram kelam berkabut hitam diujung senja...
Warnai percikan asmara dijelaga lara...
Bersama kita mengunyah suka&duka,
Kini sendiri ku telan kecewa... Miris jiwa berpasung kelopak awan dicambuk murka..
Dinggin teriringi raga kepedihan menyapa menyeruak tinggal puing harapan yg tersisa... Nirwana... Butir air mata ku berderai bagai hujan melambai...
Wajah kusam tak berdawai akhirnya asa cinta ku tlh usai dihantam gelombang perisai... Dimana kau lantunkan kata hingga peraduan ku bisu tak bersuara...
Mengalun sendu diantara gersang merana... Inilah akhirnya asa ku tersayat luka bertabur cinta berdusta...
Raga tak bernyawa hny jiwa yg ku rasa...
Mengiba-iba cinta yg tak pernah nyata.....
0 Response to "Cinta Yang Tak Pernah Nyata"
Posting Komentar