Ya Allah, Jodohkanlah aku dengan doaku,
Jadikan ia teman duka dan canda lalui nafasmu.
Ya Allah, datangkan ia nyata untukku,
Jodohkan kami sebagai selimut dunia dan akhirat MU.
Rindu akan belaian kasih sayangmuUcapan cinta masih berbisik nyataSenyuman jua tak henti merayuAku ingin cepatkan masa Cukup pahit tertusuk duri tertelanMerayu �rayu engkau tuk datangBerlalu lalang demi impianAku menanti sabar menghilang
Sayangku..Jagalah mahligai yang telah aku titipkanJauhkan diri dari duka dan nestapaAbadikan janji dalam pahatan kemesraan Hatiku..Bukan aku tak peduli dan mengertiTapi, resah gelisah selalu mengusikBisakah kau mengerti?Jiwaku..Rindu bukan hanya menyelimuti tubuhmuAku juga terjangkit parah disanaHanya doa yang bisa menghangatkan rasakuCintaku..Sabarlah walaupun lama diiringi air mataSabarlah
Anakku..Jadilah tombak untuk dirimuHarumkan keluarga sejagat rayaCiptakan diri ala iqlilkuBukan mereka bintang angkasaHatiku..Menangislah karna malu dan gagalTangisi jua kejayaan yang hilangSenyum dan tawa dijalan tawakkalBenahlah diri meraih bintangSanjay Place, AgraThursday, July 2, 200914:10
M. Tasar KarimuddinHidup tampa arah yang jelasMenghasilkan buah simala kamaMelihat tak memandangHilang sudah nikmat dunia Melangkah mengikuti jalan Mencari lelah bahkan pincangBernafas tampa temanBukan berarti terus melajangDua bait pantun kulayangkanSebagai tanda ingin bertemanMendekatlah wahai kawanMari mengikat tali persaudaraanSanjay Place, AgraTuesday, June 30, 200918: 20
M. Tasar KarimuddinTerasa masih berlari- lari memanggil makButuh dimanja dan tertidur lelap dipangkuannyaRasanya baru saja dipapah oleh bapakRindu bermain petak umpet dengannyaBaru kemarin aku meninggalkan kampung halamanHilang demi mencari masa depan cemerlangDua hari yang lalu aku bersama teman � temanTawa dan canda itu berlalu gersang Malam ini 26 mengajakku tuk bersyukurmasa kecil, masa jaya
M. Tasar KarimuddinMasaku berlalu seperti angin yang tak terarahKompasku masih terlalu kuno dizaman iniKucuba bangun dari mimpi namun tetap jatuhAku hidup tapi terasa mati Jauh disana kutinggalkan mereka yang s�lalu berharap,Berdoa bahkan rindu akan kejayaankuDisini aku akrab dengan lamunan dan terlelapBangkitkan aku dari pelukan yang bekuKucoba tuk menentang angin yang tak bersahabat,Merusak
M. Tasar KarimuddinKedap- kedip seakan club yang kutempati,Tubuhku disirami air yang asin dan sehat.Ntah kapan suasana ini akan ku akhiri,Kini,aku rindu pada musim yang berselimut. Segi empatku bagaikan ayam bertemankan arang,Surganya kamarku hilang diselimuti percikan neraka.Disudut itu tubuhku berjuang dengan peluh yang datang,Tapi, aku jatuh lumpuh tak berdaya tuk berlaga.Kucoba meraih pelukan
BY: M. Tasar KarimuddinSusah memejamkan mata yang sangat penat,Resah dan gundah menunda itu semua.Rasanya bumi seakan menimpaku sangat erat,Padahal dunia masih seperti biasa. Kicauan burung menyanyi menyapaku,Namun, rasa takut pula datang menghantui.Ku utak � atik kata via YM bersama cintakuBagaimana dan kemana?akhirnya direstui. Berbahagialah kedua hati yang telah terikat,CAH RAUH awal menuju
BY: M. Tasar Karimuddin
Sunday night22February2009
Dimana dan kemana cerita berlabuh
Ikatan mesra bersemi kembali
Jarak tiga abad runtuh tak berteduh
Kini masanya rekonstruksi kembali
Aku menjilat liur ditanah gersang
Khilaf dengan jampian hatinya
Mungkinkah kami jadi sepasang?
Allah jua Yang Maha Kuasa
Kadang datang duka mengiris Minta petunjuk diakhir sujudKejujurannya luka menipisJauhkan