Puisi Untuk Guru


Guru,
jasamu selalu kukenang sampai akhir hayat,

meskipun buruknya penilaian manusia untukmu,

bagiku engkau adalah etika sepanjang masa,

terserah dunia mengatakan buruk untukmu.



Guru,

dimanakah engkau kini?aku rindu dengan ketegasan dan candamu,

disini engkau membuka mata ini memahami yang sulit dimengerti,

disana engkau berdoa agar kami berjaya dunia dan akhirat,

sekarang kami berjaya

Puisi sakit hati


Melampau batas untuk diukir dalam hati,



luka yang timbul kesalahan yang kita bina,

sakit hati adalah luka jiwa yang merengut keceriaan,

ada obatnya tapi perlu waktu dan hari yang lama





Tiada sakit jika tidak engkau mulai,

bukan sakit hati jika air mata tidak membasahi,

lupakan sakit hati jika maaf tidak berat untuk diberi,

sakit hati adalah jiwa yang terdhalimi.









Sakit hati,,

Puisi Pahlawan Kita




Pahlawan kita berjuang untuk negeri tanpa mimpi menjadi pengawai negeri,
nyawa sebagai taruhan namun tidak ada maksud meraih imbalan,

mereka berjuang untuk negeri ini bebas dari penjajahan dulu dan kini,

hidup dalam adat,budaya dan tatakrama bangsa sendiri bukan penjajah negeri.



Pahlawan kita berjaya selamatkan negeri dari ancaman para durjana,

sekarang kita jua yang menjajah mereka

Introspeksi


Terkadang kekuasaan menarik kita kelembah hitam,



tanpa kita sadari jiwa raga tentram dan damai,



tahta adalah musuh yang sangat berbahaya,

sahabat karib dia juga termasuk dalam list cerita.



Kerajaan yang kita pikun akan sirna dengan lahirnya putra mahkota,

secara keturunan dan perampasan sudah layaknya kita tinggalkan,

berhati-hatilah dengan istana yang kita tempati,

kasur empuk dan

Kematian


Ketakutan akan kesiapan dijemput ajal menyelimuti diri,



masih banyak bekal yang masih jauh dari harapan,

renungan akan hari kematian membuat kita akan menangis

malu dan takut jika berhadapan dengan Allah.



Tanya diri kita, apakah sudah sempurna bekal yang akan kita bawa,

jika maut detik ini menjemput cukupkah amalan yang ada,

semuanya pasti memohon dispensasi untuk panjang umur,

agar

Berikan Keikhlasan


Tak terasa dua hari berlalu berusaha menjalankan amanah,

mengikuti jalan bak pekerja pengukur kilometer jalanan hitam,

pelosok desa menjadi target utama meraih tanggungjawab,

secara dunia dibiarkan saja takkan bermasalah,

tapi jawaban apa yang akan kami paparkan jika Allah bertanya?



Kunjungan kerja berjalan lancar,

namun,akankah menjadi ancaman dan caci maki?

bagi mereka yang tidak

BINGUNG




Rakyat bingung dengan ulah politikus bangsa,



mana yang benar dan salah perlu direkayasa,

kepentingan apa yang mereka perjuangkan,

sampai dualisme kepemimpinan lahir dizaman edan.



Sejarah negeri ini ya politik sekarang,

kami malu dengan anak - cucu yang bertanya ada apa?

hendak menjawab apa jika pemimpin asik bercerai,

tiada harga suara kertas yang telah kami berikan.



Republik ini

Untuk Para Blogger: Ayo Cintai Menulis


Jika kesibukan akrab dengan kita,



jenuh dan bosan akan berlalu bak angin berembus,



hiasi duniamu dengan sesuatu yang bermanfaat,

jangan pula lupa dengan kewajiban ummat,

agar nafas yang keluar detik ke detik terasa nikmat.



Asmaraku bersemi kembali kepada keyboard tempat curhatan jiwa,

terkadang bingung,putus asa dan bosan beragam godaan menimpa,

aku ingin semangatku ini terus

Duniawi Untuk Ukhrawi




Hendak berlari tapi harus merangkak,
beraktifitas masih harus terbatas,

semoga saja tidak menganggu dan merusak yang lain,

aku takut menjadi boomerang bagi yang sempit dan cemburu.



Rasanya diburu dengan kematian tapi hidup masih menanti,

entah dimana harus kumulai semua ini,

mungkin keberanian dan tanggungjawab sebagai kunci,

bukan teka-teki menjadi landasan bagi insani.



Berada

Rindu Sang Fajar




Terlelap dengan dunia sehingga dia selalu mengabaikannya,



sedangkan nafas cuma-cuma berlalu begitu saja,

apakah aku akan renta dengan kehinaan yang dimurkaiNYA,

atau menjadi hamba yang tidak dirindui dan dikasihi.



Syaitan selalu setia dengan hambaNYA yang mencoba untuk taat,

godaan mereka cukup besar dengan pasukan yang dimiliki,

izin dimiliki dari Penguasa Alam menjadikan mereka

ALHAMDULILLAH




Alhamdulillah,
Allah masih memberikan aku hari untuk beraktifitas,

aku pikir butuh waktu lama untuk melalui hidup diatas ranjang,

ketakutan manusia sangat jauh dari kehendak tuhan,

Alhamdulillah,kesempatan hidupku masih ada.



Alhamdulillah,

aku belum menjadi sampah bagi yang lain,

terletak tidak berdaya meskipun tidak ada yang menganggap aku sampah,

namun imajinasi negatif lahir bak

Terimakasih


Terimakasih atas kunjungan teman-teman,



aku merasa bersemangat dan secepatnya hendak bergabung,

hari-hari kita dikampus sangat aku rindukan,

namun,untuk detik ini hanya menjadi khayalan,

bukan untuk ku laksanakan tapi harus kutelantarkan.




Terimakasih atas doa-doa kalian semua,

aku masih kuat dengan iringan doa kalian,

aku masih tertawa dengan doa itu,

aku masih bisa berjalan dengan

Istirahat


Tubuh ini memberi isyarat agar dia bisa beristirahat,



meskipun semangatku berprinsip bahwa istirahat adalah kematian.

Aktifitas selama masih bernafas adalah kewajiban dalam hidup,

seberat apapun itu harus dijalani karna setiap nafas akan dipertanggungjawabkan.

Sangat berat bagiku untuk tergeletak tidak berdaya dengan inpus ditangan,
memikirkan pekerjaan yang menanti merupakan mimpi yang

CINTA



Aku
bertanya apakah cinta itu sekedar nafsu dan nikmat sahaja,

atau
hanya sebatas pelengkap kesepian diri di dunia?

Katanya
cinta itu buta namun dimanakah letak penglihatannya,

Ada
juga yang berkata cinta itu rekayasa,lalu siapakah sang sutradara?



Jika
cinta itu adalah nafsu maka ia akan musnah setelah hasrat terwujud,

Jika
cinta kesepian maka tidak akan cukup satu istri didalam

Khilaf


By: M. Tasar Karimuddin

Khilaf
Setiap insan terikat dalam langkah
Sadar dan tidak tetap dijajah
Hanya seuntai kata Ah
Tapi tetap saja betah

Khilaf
Kata, tingkah, tua dan muda
Berulang kali berjumpa
Menyapa lalu menghormatinya
Apa tidak bosan?? KhilafMaaf sekedar pemanis bibirTak terlihat terukirTerus bergulir dan mampirTampa berpikirKhilafjadikan butir � butir indahKhilafistiqamah jangan

Kemarau dan Hujan


Langit sepi karna kekasihnya menghilang,

dunia basah dengan hujan yang melimpah namun ada juga yang menganggap musibah,

sepertinya bulan malu untuk memandang sehingga awan dilangit hitam,

mungkin ini salah satu bentuk tanda jika kiamat akan datang.






Keringat bumi masih dirasa oleh makhluk dunia,

terik mentari yang menyengat membuat gerah tumbuh-tumbuhan,

semua berdoa memohon agar cuaca

AJAL




Diselimuti malam diiringi lantunan kalam ILAHI,



membuat hati tenang,damai dan takut akan kelak,

apakah disana akan leluasa atau mendapatkan dera dan siksa,

harapan kenikmatan yang tiada tara melimpahi ruh disana.



Ambillah ibrah dari saudara,teman,keluarga dekat,

mereka pergi tertidur dengan springbed kayu yang diselimuti tanah,

sampai sekarang mereka belum pernah mengabarkan kita

Mera Laila Fitri Pyaree,






Mera,

Jadikanlah aku sebagai adammu sampai ajal menjelma,



doakan aku agar tetap setia meskipun godaan melanda,

kekurangan yang ada dalam diri kita,

menjadi boomerang namun indah jika dijadikan bahan kue adonan,

Langit dan bumi memiliki perbedaan,

namun ikhlas dengan kekurangan yang bisa saling memantapkan.



Laila,


terimakasih telah memahami diriku dengan segala kekurangan yang

UNTUK ANAK ABI DAN UMMI


Untuk anak abi dan ummi yang sedang dinanti.
Tak terasa sudah delapan bulan Allah amanahkan ananda didalam rahim,

Detik-detik ini akan menjadi phenomena besar dalam alam keluarga kita.

Kedatanganmu menciptakan keresahan,kegelisahan,kegembiraan,

serta kesenangan dan kehormatan.

Kehadiranmu nanti merupakan amanah yang sangat berat untuk abi dan ummi.



Selama ini ummi selalu ananda ajak

Hamba Ikhlas

Terasa sudah lemahnya fisik ini,
sakit yang menyerang badan seakan petanda tanah mulai merinduiku,
rambut yang beruban merupakan fakta yang tidak bisa dielak dengan kehebatan apapun..
Apakah ini teguran untuk introspeksi?Ya Allah.hamba khilaf ampunilah.
Atau ini isyarat agar aku bersiap untuk kembali pada NYA?Ya Allah.hamba ikhlas meskipun mata belum sempat memandang dan memeluk sibuah hati yang

Karna MU


Jika bukan karna MU,mungkin aku bukanlah seperti yang sekarang..
Hanya dengan limpahan rahmat MU,aku masih bisa tertawa..
Kadang kala dengan ujian MU,aku menjadi takut dan selalu merasa bersalah karena dosa..

Allah.aku adalah hamba yang sadar akan kekuasaan MU.



Allah.hamba ini dhaif,ampunkan segala dosa yang disengaja serta khilaf.
Allah.hamba ini hina,muliakan saya disisi MU bukan kemuliaan

PUISI KUATKANLAH HUBUNGGAN KAMI

PUISI PENANTIAN

Gimana rasa ketika cinta terbentang laut dan samudra,
Sebuah penantian yg panjang demi mendapatkan tali setia..

Inilah rilisan history kami,
Di mana cinta harus bertahan di tiap aral melintang,
Inilah rintihan cinta di kala jiwa di ujung cobaan yg menimpa..

? "KUATKANLAH IKATAN CINTA KAMI" ?

Derap hujan basah dedaunan menggering lahan tertimbun tanah keangkuhan...
Jurang-jurang dusta mengerang mengundang angkara liuk angin timbul perdebatan...

Ikatan demi ikatan telah menumbukan jalinan hubungan..
Antara adanya asa menjalar seringnya bercocok pertingkaian...

Oh,,Tuhan kenapa engkau selipkan rintagan setelah sebentar ku telan kebahagiaan,,
Kenapa engkau beri hujan setelah panas sebentar...

Kenapa banyak cobaan yang datang menyeka setelah ku hamburkan tawa...
Kenapa ada asa tiap saat menyiksa menggrogoti bara mengalun luka...

Ohh,,Tuhan inikah ujian cinta,,

Ku gak mampu menahan gencangan yang makin lama membunuh ku..
Cemburu tlah menguasai sukma ku...
Ego tlah merapal tetanam dalam jantung ku,,,

Tiap detik menghimpit tiap menit mencekik tiap waktu siap mencekram ulu nadi ku,,,

Oh Tuhan, Hamba sadar Engkau sayang hingga turunkan banyak halangan...
Tapi ku gak sanggup tuk melawan,,,
Kekuatan ku serasa hilang,,
Selera tekad berjuang dah pudar diambang kebencian...

Lelah merajah alirankan darah mengagah hingga ku terlihat lemah...
Hanya pasrah ku pegang teguh raga tak lagi kukuh berkali-kali dihantam lama pun kan runtuh..,

Oh,,Tuhan,

Hapuslah air mata yg menghenaggi ini yg kadang buat ku sesak diri...
Basuhlah dengan siraman air suci biar ku bisa dengan sabar menjalani segala cobaan yg engkau beri....

Tuhan,,

Hanya kepada-Mu jualah ku bersujud&hanya kepada-Mu lah ku memohon pertolongan...

Jika dia adalah jodoh ku...
Mudahkanlah langkah ku tuk menjalankan amanah-Mu,,,

Ringankanlah beban hubungan hingga tak ada hitam yg menguasai perselisihan...

Jika hubungan ini telah Engkau takdirkan..
Maka KUATKANLAH IKATAN KAMI menjadi cinta yg Engkau halalkan...

PUISI DOA KU SELALU BERSAMA MU

PUISI LUKA

Inilah nafas-nafas doa ketika cinta tak bisa memiliki seutuhnya..

Jika ini jalan yg terbaik untuk kita..
Ku ikhlas menerimanya..

?"DOA KU SELALU BERSAMA MU"?

Kering dering denting nada mengalun merdu
Menggurah menderu menabuh dendang bertalu luluhkan ku dalam gelapnya malam mengadu...
Deru angin berbisik lirih tersipu malu
Kala detak jatung mu menampar menerobos sukma ku..

Tirai kerasnya baling-baling jeruji tak mampu menguatkan hati
Di antara kisi-kisi menguak ambisi..

Mungkin ku kalah dalam penantian ini...

Ku merasa lelah,gerah pengap menghujam dan mencercap..
Setelah menggarugi asa yg tak pernah terungkap..

Ada apa dengan mu..?

Tiba-tiba kau berubah dinggin tak mau menyapa ku..
Tiba-tiba kau ingin berhenti mencintai ku..

Apa salah ku hingga kau ingin enyah dari kehidupan ku..

Kau selalu memberikan alasan yg tak masuk diakal..

Masih teringat jelas lirih janji mu terdengar ditelingga ku..

Kita saling berkhayal menjadi suami-istri..
Membagi kasih sayang memeluk mendekap menggegam erat dalam ikatan suci..

Achh..tapi kini kau yg ku cinta telah memutuskan tali setia..
Kau yg ku nanti telah pergi dan berhenti..

Chinta..

Jujur,,,,baru kali ini ku meneteskan air mata..
Ku sangat mencintai mu sampai ku tak percaya kau begitu tega mengakhiri cinta asmara kita..

Ya Allah..

Jika emang ini jalan yg Engkau tunjukan..
Berilah hamba kekuatan..
Berikan hamba jalan terang..

Ya Allah....
Terima kasih atas perasaan cinta yg Engkau anugrahkan...
Mempertemukan dalam perbedaan suatu kisah perjalanan...
menyatukan serakan puing2 hati dlm satu kepastiaan...

Menghapus kehampaan saat hati dlm kesendirian,.,
Menguatkan langkah ketika tak ada lagi tujuan...
Walupun tali cinta kasih ku tak bertautan...

Ya Allah,,

Ku hanya bisa titipkan doa tulus ku untuk dia yg ku sayang...
Panjang dalam menumpuh perjalanan berikan kemudahan dalam beriktiar..
Limpahkan selalu dalam hatinya penuh kesabaran..
Mengerti hiruk piuknya kasih sayang dalam mengali penantian..

Ya Allah,,

Ku titip dia,tuntunlah dia kejalan yg benar,jalan yg benar2 Engkau tunjukan...
Jangan biarkan setetes air mata jatuh terhenang,
Karena ku tak mau dia larut dalam kesedihan..

Ku tak menyesal dia telah menyakiti ku..
Walau bagaimanapun dia dulu pernah membawa kenanggan terindah yg tak terlupan dalam hidup ku...

Cinta ini tak kan pernah tergantikan..
Sampai nanti,sampai ku terkubur dalam kegelapan..

Selamat berpisah sayang..
Jaga diri,jaga kesehatan..
Doa ku selalu bersama mu..

Emmmuuuach..

Ini ciuman terakhir ku..
Semoga kau bahagia dengan segala cita dan cinta..

PUISI KAU MAINKAN RASA KU

PUISI LUKA

Oh,,Tuhan...
Ku lelah berjalan di atas tumpukan-tumpukan pemakan perasaan...
Berilah ku jalan agar ku bisa merelai arti cinta yg sebenarnya...

? "KAU MAINKAN RASA KU" ?

Ku duduk dalam gelap berpangku pilu menatap awan kelabu
Menanti mengali akan hadirnya arti cinta sejati ku..

Setia satu nama menunggu di tengahnya badai salju
Di himpitnya ombak menerjang ku...
Ku tetap kukuh memegang jiwa dan raga ku...

Achhhhh,,seiring jalanya waktu sesak nafas ku meremas merobek jantung pembulu...
Terdampar ku lemas meranggas menusuk mamah keangkuhan ku...

Seakan ku kalah..
Seakan langkah ku melemah...
Kekuatan ku mulai tak terarah termakan arwah mengagah..
Merajah sirna sudah tak punya daya hanya rintih gundah wajah ku yg terjerat lelah...

Angin menerpa merongrong dada sesak menusuk jiwa...
Ternyata ada CINTA SEGITIGA disinggahsana...

Achhh,,,Air mata cinta tlah berubah warna...
Mengubah kecewa tak kuat menahan gempuran-gempuran asa yg kau torehkan bukan untuk ku tapi untuk DIA&DIRINYA...

Pandanglah,,,pa ku dah gak ada artinya...
Apakah ku dah hina gak ada gunanya...
Ataukah ku hanya sesosok pelampiasan yg habis manis kau sisakan pahitnya...

Achhh...Hati ku tersiksa menusuk bara api membakar sukma,,,
Menelan pahitnya sisa-sisa bumbu cinta yg kau bina...

Jiwa ku terluka merana bahkan nyawa sering terancam demi masa kita...

Tapi kemana bejana kan kau labuhkan sementara asa kian hampa...

Pertingkaian sebenarnya menjadi tombak melibas masa bukan sewena-wena penebar pesona...
Hingga banyak bunga yg menempel kumbang pun terlena..
Akhirnya DIA&DIRINYA mencinta..

Trus hati ku kau taruh dimana....?

Ku diam dalam gerimis pongah menghujam..
Ku telusuri jalan lengah tampa tujuan...
Menenggelamkan cinta diatas penderitaan tak kesudahan..
Hanya mampu menunggu penghianatan yg trus kau torehkan....


PUISI RINDU KU

Inilah rindu ku dikala cinta tlah menyatu...
Inilah asa ku dikala cinta tlah menyerbu...

? "AKU RINDU CHINTA KU" ?

Pekat awan hitam mengusik lempengan
Mendendang seruling asa kerinduan..
Kemricik alun hujan meleram nada saat ku mainkan...
Menahan gejolak amukan asa semu terantuk wajah mu yg hanya bisa ku cipta dlm angan..

Occhh,,chinta Aku rindu...

Lembut belaian mu menggugah menyentuh hati sendu,,,
Getar-getar jiwa menbidik pilu melirik mata kelu menghantar asa trasa mengebu,,,

Inilah tarian rindu ku...

Dengarlah gemuruhnya jantung ku ingin sekali mendekap mu,,,
Lihatlah tipis bibir ku menggigil ingin sekali mencium mu...

Emmmmuuuachh,,

I miss u sayang ku...

Tak pernah jenuh ku pandang Indah lekat rona wajahmu,,,
Terpancar sinar terangi jiwaku,,
Serasa ku terkuai terdampar terbang melayang keangkasa biru,..

Saat kau dekap aku..
Saat kau belai mesra tubuh ku..
Di saat itulah hati ku ngilu memilin nama mu...

Sayang betapa aku sangat mencinta mu...

Masih ku dengar jelas detakan nafas melempar menyerbu membalut jiwa ku,,
Gemulai resah mengunyah kalbu sandarkn kasih diujung pilu..,
Diantara derai jegah berpadu menyerbu hati ku...

Aku rindu chinta ku..

Air mata kasih telah menyatu jatuh tiap paras wajah ku membingkai sosok mu...

Gengamlah chinta ku...
Ikatlah dan bawalah ku terbang kemana pun kau pergi...
Karena hanya kamu yg ku cintai,,

Chinta...

Telah jauh ku rengkuh menghembus peruh akar mu,,
Cuma kamu pilihan hati ku yang mampu meredam bara api cinta ku...

Tak surut jejaku melintas dipadang gerah&gelisah setia berharap untuk satu cinta mu...

Seperti hati ku yang selamanya ingin berada pada payung mata bening mu,,
Sebagai tanda rindu menggigil menyebut namamu,,,
Menjadikan kau yg terindah dalam hidup ku...
Menjadikan kau yang selamanya hinggap dalam singgahsana hati ku...

Emmmmuuuachh,,

I MISS U SAYANG KU...

Ku akan mencintai mu seumur hidup ku...

PUISI RINDU MEMUNCAH ANGAN

PUISI PENANTIAN

Inilah rilisan syair rindu akan hadir mu,,,
Saat kamu jauh dari hati ku,
Saat kamu jauh dari rengkuhan ku...

"RINDU MEMUNCAH ANGAN"

Kerling hamparan malam membias kanvas membilang kelam..
Menyuak kuas menempa awan mengunyah diri menelan kesunyian..

Terbang tinggi melesat mengapai sunyi
Saat lebat riuh angin ramai bernyayi
Di situlah gemuruh sisi hati tak dapat ku temui....

Indah mendayu ayu wajah mu menyusup alam ku
Mencabik angan membidik pilu..
Tiba-tiba sebuah negri baru kau cipta dalam naungan sepi ku..

Inikah yg di namanya rindu..?

Tak gentar jiwa ku bergetar
Tak ampun lagi ku berlari mengejar negri rindu mu..
Menyulam bayu beningnya salju menyentuh kerlib indah pesona mu..

Berlahan ku raba menelan lidah menyapa rasa,
Ternyata hanya bayang-bayang semata yg ku jumpa..

Tapi,,,,,,Mengapa kau begitu nyata di mata ku..

Kaki ku pun trus berjalan tak rentan memburu aura mu..

Dan lega rasanya bisa menyisir smua keindah mu mesti hanya semu..

Chinta....

Rindu yg ku pelihara lahir untk kamu tampa rekayasa..
Semua terjadi begitu saja..
Apa lagi saat bibir manis mu mengecup meletupkan kangen tak terkira..

Emmmmuuach..

Meledak gemuruh jantung berdetak mengayun melambung tinggi melayang akan wajah mu seorang..

Chinta.....

Sampai detik ini pun ku masih memilin angin tak beraturan..
Walau negri rindu yg kau tebar masih tertutup kabut tebal...

Berbulan-bulan ku bertahan memikul beban
Berderai tak ubahnya mata langit meneteskan hujan..
Sudah terlalu lama kesunyian&kesepian melibat bayang
Menakar tiap bait goresan walau pun tak ku temukan arti kesudahan..

Tapi untuk apa ku mengingkari nurani..
Kebersamaan&kedekatan yg kita jalani telah menumbuhkan binar2 rindu tiap kali kita tak bertemu..

Bagaimana mungkin ku akan akhiri rindu ini sementara angan ku memuncah tak bisa lepas memikirkan mu..
Tak mungkin ku meniadakan kangen yg mulai menyiksa fikiran ku..

Aku pun baru sadar,.
Jika rindu ini membuat ku makin mencintai mu,,
Kangen ini membuat ku makin menyayagimu..

Emmuuaach.

I MISS U haney.

Cepat pulang sayang...

Sampai kapan pun ku akan tetap menunggu mu datang..
Membawa segumpal kasih sayang&sejuta harapan,
Dan kita hidup selamanya dalam satu ikatan..

I LOVE U..
I MISS U...

SEMOGA KAU BAHAGIA DENGAN DIA

PUISI LUKA

Ku rilis syair puisi sendu ini..
Agar kau tahu,
Di tiap jantung memburu masih memompa nafas mu..
Walau pun ku tahu kau dah di jodohkan orang tua mu..

?"SEMOGA KAU BAHAGIA SELAMANYA"?

Jejak pijak langkah terdengar sayu burung camar berkicau merdu..
Terpekur ku diam membisu menengadah buih pesona mu..

Jalan liuk melenggang dan berbatu
kasih sayang mengadu ketika tanggis menderu risau cinta tak bertamu..

Hemm..sendi-sendi mulai tak mampu berdiri
Ngilu tulang belulang kaku Saat ku tahu kau telah di jodohkan orang tua mu..

Acccchhhh..lenguh mengaduh mengenggam gemuruh asa pun tinggal angan dan peluh..
Cinta yg telah ku tempuh kini benar-benar telah lumpuh..

Angin meliuk melimbas kencang luluhkan tangkai pohon menggusik ketenangan..
Bangkai-bangkai tercium menyegak tanda kehancuran telah di kumandangkan..

Terbukti sudah...
Harapan ku sirna
Pupus tak lagi bisa mengeja nama di tiap langkah yg ku tempa..
Gelap gulita
Cinta yg ku bangun dengan gumpalan asa menguras jiwa akhirnya telah sirna..

Di sini ku hanya bisa meraba sisa aroma harum tubuh mu melukis masa yg tak terlupa..
Menggusap derasnya air mata ketika ku ingat waktu kita bersama..

Canda tawa
Bahkan ciuman mempersona membuat ku takluk tak berdaya..
Apalagi di mana saat itu senyum indah mu membahana di tiap hamparan dunia..

Apa yg harus ku lakukan..!

Andai saja ku punya segalanya Kan ku raih rona bahagia menegadah di atas mahkota cinta..

Tapi apa.....

Ku hanya insan biasa bila di bandingkan ku bukanlah siapa-siapa,bagi dia ataukah mereka..

Hening ku sejenak menyulam benang rindu di tiap jejak yg ku pijak di tiap deru nafas berdetak..

Ku ikhlas jika ini adalah takdirnya..
Mesti luka berhambur kecewa
Mesti lara menjungkirbalikan rasa
Tapi kamu tetap yg ku cinta selamanya..

Chinta...

Detik ini adalah milik mu.
Masa ini adalah hak mu.
Hapuslah air mata mu lepaskanlah gengaman tangan mu peluklah dia,sayangi dia
Seperti kamu menyayangi ku dulu..

Biarlah ku simpan pedih dalam luka
Asalkan kau bahagia dengan dia..

Ku mungkin tak berarti lagi.
Saat luluh kehariban hati bercermin pada nurani menggikat tali cinta suci..

Di situlah hati kan terpatri menggikat janji setia sehidup semati..

Selamat ya sayang.....

Engan menepi galau ku hingga bisa kau bingkai indah mata mu di antara puluhan tangan menjabat mu..

Mungkin kau bukanlah tercipta untuk ku..
Tapi percayalah, Hati mu telah menyatu dalam butiran sukma ku..

Selain menggenang mu tak ada lagi yg lebih penting buat ku..
Malam ini aku hanya bisa menyapa mu dengan satu doa ku..
Semoga kau bahagia selamanya dengan dia pilihan orang tua mu..

PUISI KAU TETAP YANG TERINDAH

PUISI KENANGGAN

Ku liris syair ini.. Agar kau mengerti,
Kash sayang ini masih terpatri untuk kamu yg ku cintai,
Walau kau telah pergi entah di mana ada mu kini..

?"KAU TETAP YG TERINDAH"?

Terang cahya bulan berbidik angan menyelinap bayang pijarkan harapan..
Di balik awan terselipkan kabut hitam keras menghamtam menyeruak ego ketulusan..

Kencang gemuruh halilintar menderu bergelembung bisu..
Mencuak laju menghantam empedu..

Ku coba teduh dalam satu hiba Mengais artinya rasa,
Ku masih jua terhisap sepi yg memangut di ujung sapa memeluk senja.,,

Berakhir sudah asa pelangi yang ku rakit di atas pisau jiwa mu..
Senyap lelap berkumbang pilu Rindu yang menjadi lukisan sepi telah hanyut di telan angin lalu..

Chinta...

Masihkah ada aku di hati mu...
Seperti aku yg selalu merindukan mu...
Di tiap helai nafas menderu
Di tiap alunan nada mendendang shadu
Dan di tiap denyut jantung ku menggiringi hari mu

Seperti itulah hati ku yg selamanya ingin berada pada payung mata bening mu..

Tapi di mana ada mu..?

Di mana kamu sayang...

Kau pergi tampa pesan..
Melengang bagai layang-layang terbang tampa tumpuan..
Melayang&trus melayang tak ada landasan tuk di labuhkan..

Ingin sekali ku mencari..
Ingin sekali ku simbak kembali rangkaian mimpi..

Tapi ke mana lagi kan ku cari...

Kau tak bisa ku temui bahkan di tiap lengkungan sunyi kau masih jua sembunyi..

Sepi sunyi ku gelitiki mencari ambisi mengukir bait2 terperinci..
Kau tetap tak ku temui Hanya selebat riuh angin gaduh menampar lahar mengulum peluh..

Chinta....

Kau datang membawa segumpal kasih sayang..
Tapi kenapa kau pergi meninggalkan hati ini sendiri..

Kenapa kau tega..!

Bukankah kita telah mengikat janji mengabdi tiap hati mengoboti ketika tersakiti..

Chinta..

Dengarlah,,,,

Degarlah celoteh nyayian rindu tiap waktu mengumpal peluh ku..
Mengomel tak tentu menunggu sebait kabar dari mu..

Tapi apa yg ku dapatkan hanya arakan awan,kebisuan,selebat angin bertiupan&nyayian usang tampa jawaban..

Saat tangan tak kuasa menggegam
Ku rentangkan telapak jemari
Setelah kau pergi
Ku tak tahu lagi kepada siapa ku berdiri..

Chinta...

Segalanya telah terhembas waktu seiring jalanya kau meninggalkan ku..
Berlahan&berlalu kenangan manis itu masih melekat di benak ku..
Walau empedu menelan di akhir cinta ku..
Kau tetap yg terindah yg ku temui dalam perjalanan hidup ku..

I LOVE U.

Entah dimana ada mu..
Ku harap kau baik-baik saja&selalu menyungging bahagia walau pun kita tak lagi bersama..

AKHIRNYA KAU MEMILIH DIAM

PUISI PATAH HATI

Ku simbak malam berbalut kelam,,
Saat bayang tak mampu ku genggam,
Saat penantian hanya bungkam...

"AKHIRNYA KAU MEMILIH DIAM"

Pesat saut kilat membelah lautan Membentang tajam memilah lahan
Gelegar guntur membelah bumi Terang sembunyi awan berselimut sunyi...

Saat ku teriakan alam menghempas karang menghadang ladang..
Tak ada nyayian..
Tak ada selebat riuh yang datang..
Hanya gemuruh bayang mengerang kesakitan...

Chinta..

Genap sudah luka ini menyelimuti tawa
Usai sudah cinta memelintasi dusta..
Sekeping jiwa telah terbakar bara Tinggalah api nada terhambur puing-puing cerita waktu kita bersama..

Kau tinggalkan penantian yg panjang ini
Hanya untuk kau abaikan lalu kau tinggal pergi....

Masih jelas di telinga
Kala canda tawa mu ternaung mengema saat senyum mu tumpah di pelupuk mata..
Masih terasa membahana lembut suara mu pun melekat menari-nari di ujung menara..

Langit yang pancarkan cahaya kian lama kian redup tertutup senja..
Sering ku lukis wajah mu penuh warna walau kuas yg ku tempa penuh derita..

Tapi semua telah tiada..
Bermimpi indah untuk kebahagiaan yg tak pernah nyata Menggegam kasih sayang yg hampa..
Penantiaan yg selama ini ku ikat dengan tali setia akhirnya telah sirna..

Ku tahu,kau diam hanya untuk memberikan kebebasan,
Tapi Untuk apa sebuah kebebasan Jika hati masih terikat tali kesetiaan..
Untuk apa kebebasan jika rasa ku hanya menjadi bahan cobaan...

Achhhhhh,,,bilang aja jika km ingin pergi dari kehidupan ku..
Ngomong aja jika km mempunyai cinta yg lain,
Cinta yg lebih segala dari ku...

Akan ku terima apa pun keputusan mu..
Jika kamu benar-benar ingin lenyap dari kehidupan ku..

Silahkan..!

Walau pun jauh dari lubuk hati ku aku masih ingin bersama mu..
Masih ingin memilin hati untk mu..
Memeluk mu menjalin membangun hidup dengan mu..

Tapi kau tak pernah mengerti arti menanti..
Kau tak pernah memahami mengali arti isinya hati..

Kau hanya bisa tertawa saat kau puas mempermainkan ku...

Achhh,,,tapi ya sudahlah..

Kini serumpun gerak langkah kaki pun mulai melemah
Seiring denyut jantung kian lama kian terengah..

Percuma ku menunggu mu Jika aku bukanlah pilihan hati mu...
Percuma aku mengadu jika kau tertawa di atas derita ku...

Mengertilah...
Ku coba untuk bertahan hanya untuk mendengar suara mu..
Tapi semua dah jelas,kau memilih diam dari pada aku..

Sekarang ku dah benar-benar pasrah..

Selain membalut luka ku disela-selanya jantung memompa ku..
Memungut satu persatu organ jiwa yg tercecer oleh mu..

Berjalan sendiri di balik awan kelabu tampa mu menemani ku...

Seandainya waktu bisa ku putar kembali..

Ku ingin menemui mu Menatap wajah mu&merebahkan kepala ku di bahu mu..
Menjaga mu&melindung mu hingga tak ada seorang pun yg berani menyentuh mu..

Tapi apa daya semua dah berlalu..

Kau diam,ku pun lelah tak mampu ku pandang
Semua terasa gelap yg menghadang..

Kini saatnya ku beristirahat panjang berhenti dari penantian setelah kasih&sayang ku terbuang..

Terima kasih chinta,
Atas kepercayaan yg dulu pernah kau berikan pada ku...

Jangan ada air mata..
Jangan ada dusta di antara kita..

JIKA AKHIRNYA KAU MEMILIH DIAM...

Jangan pernah ada kata menyesal mengenal ku..
Karena semua ini udah menjadi keputusan mu..

Ma'fkanlah ku..

Ku gak bisa membahagiakan mu..
Aku telah gagal membuat mahligai rumah tangga yg kita impikan..

Ku akan berhenti dari retetan penantian ini
Dan mencoba mencari cinta lain,
Cinta yg benar-benar mengerti arti cinta sejati....

SELAMAT JALAN CINTA

PUISI KENANGGAN

"Ku liris dari sbuah kisah nyata,
Huruf demi huruf lantunan kecil dan sederhana..
Hanya sekedar menggigatkan bahwa ku masih cinta..!

Inilah rintihan luka kehilangan cinta yg ku tulis kedalam sajak yg diam-dian terbaca oleh air mata"....

? "SELAMAT JALAN CINTA" ?

Ku pandang senja merona melipat hari menggugagah hati...
Menahan perih jarum benang memintal menusuk tubuh mu berkali-kali...

Menahan deru sakit kau trus menjerit di pekatnya malam menghimpit...

Hati menderu pilu kian berseru membunuh merobek jantung pembuluh mu...

Kau pun pergi berlalu seiring tetes air mata...
Kau pejamkan mata tuk selama-lamanya...

Achhh,,inilah akhirnya....!

Cinta yg baru ku tapaki..
Asa yg mulai tumbuh bersemi..
Kini kau benar2 telah akhiri...

Hatiku hancur lebur dan terkubur...
Asa yg kau tebar masih terasa hangat,
Penat terkungkung dalam sedih yg melekat...
Terapung tersungkur dibatas asa menggegam jerat...

Oh,,Tuhan...

Masih teringat jelas raut wajahnya terpangpang membekas...
Kini smuanya telah lepas...

Ya,,Tuhan...

Kenapa ku slalu meneteskan air mata demi seseorang yg belum jadi milik ku...
Kenapa ku slalu merindukan seseorang yg tak pernah bersama ku...
Kenapa ku selalu memeluk seseorang yg tak pernah ada dalam dunia ku...

Dia terbang jauh&berlalu tinggalkan ku...
Padahal kita belum melepas rindu...

Oh,,Tuhan..

Begitu cepat Engkau panggil dia..
Seakan ku tak percaya kalaw dia yg ku sayang tlah tiada...

Sekarang pun asa tu masih trus hantui...
Tak mau pergi hanya menari-nari bagai teka-teki yg sulit ku lepasi....

Hidup kian sunyi tak terkendali...
Resah tiada arti tertusuk duri menyiksa diri...
Belahan tapi pasti kau pergi dgn cinta yg tak pernah ku miliki...

Selamat jalan cinta...

Dengan iringan doa,
Semoga kau bahagia disana,,,
Diberi tempat selaknya dan besar cinta kita kan dipertemukan disurga....

"SELAMAT JALAN CINTA"

Mencintai MU


Jika kejenuhan melanda tiada yang paling ku rindui kecuali cintaNYA.



Terkadang bosan menggapai duniawi yang penuh dengan kilauan neraka,entah kapan masa yang sudah pasti datang menjemput?

Tapi aku masih berselimut dengan dosa yang sangat besar,hina,cela dan cacimaki masih menjadi pakaian dan tahtaku.

Ya Rabbi..berikanlah hidayah MU agar aku menjadi insan yang ditakuti neraka dan surga

HATIKU


Mohd. Tasar



Mengutip pepatah yang mengatakan carilah hati tatkala membaca KITABULLAH. namun,

merasa hampa dengan lantunan yang biasa tanpa ada rasa menyentuh jiwa.

mencoba lagi dengan bacaan yang sangat teliti dan hati-hati..tapi,

sia - sia yang kudapat hanyalah khayalan belaka.

YA ALLAH..

ternyata hatiku telah beku dari ayat-ayatMu..



Hamba rindu dengan hati terdahulu yang ENGKAU

DARAH KEBOHONGGAN

Inilah PUISI LUKA darah yg telah kau tancapkan untuk ku...
Aku hanya ingin setia tapi kenapa kau campur dengan dusta....

? "DARAH KEBOHONGGAN" ?

Ku jeritkan aroma pedih mencuak lara mengeletak lirih...
Mengunci perih luangkan durja merintih buat kaki ku tertatih...

Kata-kata mati telah menggepung ku...
Terlalu banyak definisi kelu yg hinggap hingga lidah ku terpaku pilu...
Seolah ku tak mampu membahasakan asa ku pada mu...

Gemuruh awan hitam melaju mendekap arti kejujuran mu...
Sunyi kelabu tampa hiraukan ku, Hingga kemunafikan,kebohongan ya nampak ada pada mu...

Chinta...

Kemana janji-janji dulu yg telah kau umbar untuk ku...
Katanya ingin hidup bersama ku, Membangun,membina bahterai rindu...

Suka duka kita rangkul bersama...
Manis pahit kita jalani walau pun terhimpit...
Jauh kita rengkuh walau pun terkadang bersimpah peluh...

Akan tetap rindu walau terkengkang sag waktu...

Itulah kata mu...!

Tapi tu semua hanya angan-angan semu yg tertelan angin lalu....
Seakan sirna tak membekas hanya hampa yg terlintas...

Emmmmmuuach....

Itulah ciuman kasih tiap kita bermesraan,..

Masih teringat membahayang...
Sekarang pun serasa hambar,hilang diterkam badai penghalang....

Achhh,,,ingin ku menjerit,
Teriak menahan tanggis yg tiap malam menggiris membunuh menjalar sendi2 ku...
Terasa ngilu bercampur darah yg makin lama kian membeku...

Chinta....

Ku lelah melemah gak tahan dengan cinta yg tak bertuan...
Cinta yg slalu melambungkan keegoisan...
Cinta yg slalu pancarkan sinar kekecewaan...
Mengagung agungkan perisai kebohongan...

Kita dah sama-sama dewasa,
Kenapa selalu merenggek minta belaskasihan...

Bukankah tingkah laku dah membuktikan yg tak perlu dijelaskan....

Ku hanya insan lemah tak punya kekuatan...
Jangan jadikan ku seperti syatan yg slalu kau mainkan...
Jangan kau jadikan ku seperti budak yg melampiaskan kala emosi meledak...

Ku hanyalah seikat bunga yg mencari kesetiaan...
Bukan malah kau tebar duri kebenciaan...
Dan kau tancapkan DARAH KEBOHONGAN....

KASIH DAN SAYANG KU HANYA UNTUK MU


Sebuah PUISI CINTA yang membuat rasa semakin mengema...

Masih ingatkah chinta...
Inilah history masa-masa dulu...
Yang mana kasih dan sayang ku hanyalah untuk mu...

"KASIH DAN SAYANG KU HANYA UNTUK MU"

Sunyi merana hambar melebar kemarau hilang...
Sepi ku hantar makna cinta terlarang...

Tiada ku sesal walau kadang tetesan air mata trus terhenang...
Kau tetap yg ku sayang....

Yang tak pernah terlupakan sedikit pun,saat wajah mu merama-rama mematuk seketika...
Di situlah ruang-ruang dunia membuka cakrawala melepas sukma...
Bahwa ada cinta di dalamya...

Chinta...

Kan ku simpan kasih mu dalam muara jiwa...
Kan ku bekukan dalam janji setia...

Ku gak peduli kamu siapa dan dari mana...
Tak ku pandang status mu apa,masa lalu mu gimana...
Asa ku ada karena mu jua yg buat ku bahagia...

Chinta...

Angin berlalu memburu sang waktu...
Kejujuran mu tlah merobohkan dinding-dinding jantung ku...
Kau pun hempas nafas mu demi menguak hadirnya asa ku...

Acchh,,gimana mungkin ku bisa mencampakan mu...
Tiap nadi ku mengalir deras wajah mu walau hanya semu...
Apa lagi senyum&tawa mu tak pernah basi di mata ku...

I LOVE U...

Kata yg sering terlontar dari bibir ku...
AdAlah bukti ku tulus mencintai mu....

I MISS U...

Itulah asa yg sering menggagu ku...
Memporak porakdakan jiwa ku... Hingga ku termanggu dan membisu...

Chinta ku...

Ku ingin habiskan hidup ku bersama mu...
Tak pernah ku sesali apa pun itu...

Karena hati ku hanya untuk mu...

Selalu...

"KASIH dan SAYANG KU HANYA UNTUK MU"

Jangan kau siksa ku dalam diam mu


fbpage.gifkumpulan.png

? "JANGAN KAU SIKSA KU DALAM DIAM MU" ?

Ku sapa dunia kala asa ku menggerentang diterpa kerasnya karang.,
Menghantam petir menyambar ladang...
Dia yg ku sayang diambang bimbang menerjang...

Diam sunyi menyekat dlm ruang&isi.,
Jiwa ku terbentur terpukul lebur&terkubur...
Sperti taman impian yg subur makin lama hny rantingnya meranggas tak menghibur...

Ku tahu kau begitu sempurna dimata ku...
Anggun senyum mu...
Indah mata mu,sampai ku tak bisa melukiskan panorama pesonanya dirimu...

Tapi kenapa kau siksa ku dalam diam mu...!

Kau telah menggenakan mahkoda cinta mutiara hati menyelinap harta yg tak termaknai...
Itukah yg membuat mu lupa diri...
Ku nanti yg tak pasti...
Cinta yg ku yakini tak pernah kau mengerti...

Hanya terpatri bagai daging2 basi diterkam jeruji besi....
Mungkin inilah terkadang takdir menguji membawa ku nyeri demi nyeri...

Sepasang burung terbang melintasi awan kelam...
Dari kepak sayapnya ku dengar rintih jerit kesakitan...
Mencintai mu membuat ku paham dimana Tuhan meletakan akal&perasaan...

Gejolak cinta ku menggelegar sepanjang ingatan adlh bukti nyata tak usai di tuliskan...
Kau masih diam tak punya perasaan yg sulit ku terjemahkan.,

Inikah cara mu mencintai ku...?

Kau membuat ku sengsara menggantungkan dalam penantian...
Membunuh ku berlahan tampa belas kasihan...

Kau anggap apakah aku...?

Seolah kau tak punya asa dalam hati mu untuk ku...
Seolah kau dah gak butuh aku...

Seakan ku hanya mainan dalam budak mu....

Jika km mencintai ku dgn hati&jiwa mu...

Pliss...bicaralah,berilah keputusan jgn kau trus siksa ku dalam diam mu...
Biar ku tak terjerumus dalam lubang cinta palsu...


Kasih&sayang ku hanya untuk mu


Sebuah PUISI CINTA yang membuat rasa semakin mengema...

Masih ingatkah chinta...
Inilah history masa-masa dulu...
Yang mana kasih&sayang ku hanyalah untuk mu...

Sebuah rilisan syair puisi maha karya; "Rintihan syair puisi air mata kejora"

? "KASIH&SAYANG KU HANYA UNTUK MU" ?

Sunyi merana hambar melebar kemarau hilang...
Sepi ku hantar makna cinta terlarang...

Tiada ku sesal walau kadang tetesan air mata trus terhenang...
Kau tetap yg ku sayang....

Yang tak pernah terlupakan sedikit pun,saat wajah mu merama-rama mematuk seketika...
Di situlah ruang-ruang dunia membuka cakrawala melepas sukma...
Bahwa ada cinta di dalamya...

Chinta...

Kan ku simpan kasih mu dalam muara jiwa...
Kan ku bekukan dalam janji setia...

Ku gak peduli kamu siapa&dari mana...
Tak ku pandang status mu apa,masa lalu mu gimana...
Asa ku ada karena mu jua yg buat ku bahagia...

Chinta...

Angin berlalu memburu sang waktu...
Kejujuran mu tlah merobohkan dinding-dinding jantung ku...
Kau pun hempas nafas mu demi menguak hadirnya asa ku...

Acchh,,gimana mungkin ku bisa mencampakan mu...
Tiap nadi ku mengalir deras wajah mu walau hanya semu...
Apa lagi senyum&tawa mu tak pernah basi di mata ku...

I LOVE U...

Kata yg sering terlontar dari bibir ku...
Adalah bukti ku tulus mencintai mu...

I MISS U...

Itulah asa yg sering menggagu ku...
Memporak porakdakan jiwa ku...
Hingga ku termanggu&membisu...

Chinta ku...

Ku ingin habiskan hidup ku bersama mu...
Tak pernah ku sesali apa pun itu...

Karena hati ku hanya untuk mu...

Selalu...


Jeritan penyesalan dalam pemakaman


Sebuah PUISI RELIGI yang menuntun kita untuk lebih mengerti akan jalanya hidup...

Memahami apa yg telah di takdirkan,
Jangan ada sebuah penyesalan yg akhirnya baru sadar ketika telah di makamkan....

Sebuah rilisan syair puisi maha karya; "Rintihan syair puisi air mata kejora"

? "JERITAN PENYESALAN DALAM PEMAKAMAN" ?

Dinginya malam berganti awan pun menyelimuti...
Teringat akan masa lalu buat ku sesak diri...
Seribu tanya menyuak kenapa asa itu tak mau pergi...

Apakah ku akan selalu begini meniti hari tak temukan jati diri...
Ku terpatri seolah jantung telah mati...

Kenapa ku tak pernah menanggisi dosa2 yg telah ku racuni...
Kenapa ku slalu menyakiti,menghianati orang yg ku sayangi...

Kenapa...

Kenapa ku lemah...
Kakiku lelah tuk melangkah...

Berjalan tampa arah tangan berlumur darah yg termamah...

Kerikil2 tajam trus datang hantar cobaan...
Banyk ketakutan&kesedihan...

Ku terdiam terduduk dalam keheningan mengali arti kebahagian...

Berlahan ku berjalan&tertahan...
Lirih ku dengar jerit insan,tersadar tu dari pemakaman...
Melambaikan tangan,bersamaan tu dia menahan jerit kesakitan&berbisik angan....

"Pandanglah aku kawan...
Lihatlah aku...

Ku yg telah menyia2kan masa depan...
Kini ku benar2 telah terbungkus kain kafan berparfumkan kematian...
Hanya penyesalan yg ku rasakan...
Hanya kegelapan yg ku dapatkan...

Kau yg masih muda...
Masih hidup&masih bisa menghirup lantang tuk menyebut penyesalan...

Bangunlah kawan...!

Jangan biarkan masa lalu membunuh mu...
Buang ragu mu...
Raihlah cinta dibatas keinginan mu...

Jagan biarkan kau larut dalam kesedihan...
Raihlah kasih sayang yg bisa menuntun mu ke masa depan...

Terima kasihlah pada Tuhan...

Karena di dalam kesedihan kau masih selipkan kebahagiaan&di dalam luka kau msh bisa tertawa...

Lihatlah aku...
Pandanglah aku...

Ku hanya bisa berbaring kaku...
Terkubur dalam bisu...
Hanya bisa merana tersiksa tak punya daya hny penyesalan yg ku rasa.....

"JERITAN PENYESALAN DALAM PEMAKAMAN"


Ikatlah cincin di jemari ku

Inilah syair puisi yg dulu pernah aku persembahkan untuk mu...
Yang mana aku ingin mengikat erat cincin di jemari mu...
Agar kamu tahu,bahwa aku benar-benar ingin hidup dengan mu....

Tapi bagai mana mungkin ku mampu mengikat erat jemari mu...
Ketika kamu telah terikat terlebih dahulu oleh orang lain...

Sebuah rilisan syair puisi maha karya; "Rintihan syair puisi air mata kejora"

? "IKATLAH CINCIN DIJEMARI KU" ?

Malam bertabu mengringsut arca mengugah cinta menabuh asmara...
Menjejakan kaki ku merentas raga melangkah menuju cahaya...

Lembut kalbu sentuh hati sendu...
Getar jiwa pun pilu Kelu hantar asa terasa rindu..

Ku pandang lekat rona indah wajah mu terselipkan sinar terangi jiwa ku...

Mampukah ku mengapai mu...

Waktu berjalan tak tentu hingga ku tak sadarkan kau jauh dari sisi ku...
Betapa besar kasih sayang ku pada mu...
Tapi tak jua mengerti apa mau mu...

Chinta,,,

Tidakah kau menyadari betapa tersiksanya batin ku yg selalu bertahan demi keutuhan cinta abadi karena ketidkpastian mu...

Cinta ku bgai diambang ditengah lautan tak ada arah&tujuan...
Tak ada tempat untk dilabuhkan..

Chinta...

Dah sekian lama perjalanan cinta kita melibas masa...
Segalanya menjadi esa dalam sbuah rasa...
Entah tangis atau tawa...
Dua-duanya bermakna ribuan kata...

Mengurai kenangan asam manis garam kehidupan telah kita rasakan bersama...

Chinta ku...

Tidakah kau rindu akan jeritan tanggis bayi ditenggah malam mengadu...

Ku ingin berteduh dari segala keluh&gaduh...
Ada aku&engkau yg trus perpeluh membangun jembatan kasih yg utuh...

Chinta...

Ikatlah cincin di jemari ku...
Agar ku tahu betapa setia&besarnya cinta mu pada ku...

I love u...

Ikatlah sayang agar ku bisa meraih masa depan degan mu...