Guru,
jasamu selalu kukenang sampai akhir hayat,
meskipun buruknya penilaian manusia untukmu,
bagiku engkau adalah etika sepanjang masa,
terserah dunia mengatakan buruk untukmu.
Guru,
dimanakah engkau kini?aku rindu dengan ketegasan dan candamu,
disini engkau membuka mata ini memahami yang sulit dimengerti,
disana engkau berdoa agar kami berjaya dunia dan akhirat,
sekarang kami berjaya
Melampau batas untuk diukir dalam hati,
luka yang timbul kesalahan yang kita bina,
sakit hati adalah luka jiwa yang merengut keceriaan,
ada obatnya tapi perlu waktu dan hari yang lama
Tiada sakit jika tidak engkau mulai,
bukan sakit hati jika air mata tidak membasahi,
lupakan sakit hati jika maaf tidak berat untuk diberi,
sakit hati adalah jiwa yang terdhalimi.
Sakit hati,,
Pahlawan kita berjuang untuk negeri tanpa mimpi menjadi pengawai negeri,
nyawa sebagai taruhan namun tidak ada maksud meraih imbalan,
mereka berjuang untuk negeri ini bebas dari penjajahan dulu dan kini,
hidup dalam adat,budaya dan tatakrama bangsa sendiri bukan penjajah negeri.
Pahlawan kita berjaya selamatkan negeri dari ancaman para durjana,
sekarang kita jua yang menjajah mereka
Terkadang kekuasaan menarik kita kelembah hitam,
tanpa kita sadari jiwa raga tentram dan damai,
tahta adalah musuh yang sangat berbahaya,
sahabat karib dia juga termasuk dalam list cerita.
Kerajaan yang kita pikun akan sirna dengan lahirnya putra mahkota,
secara keturunan dan perampasan sudah layaknya kita tinggalkan,
berhati-hatilah dengan istana yang kita tempati,
kasur empuk dan
Ketakutan akan kesiapan dijemput ajal menyelimuti diri,
masih banyak bekal yang masih jauh dari harapan,
renungan akan hari kematian membuat kita akan menangis
malu dan takut jika berhadapan dengan Allah.
Tanya diri kita, apakah sudah sempurna bekal yang akan kita bawa,
jika maut detik ini menjemput cukupkah amalan yang ada,
semuanya pasti memohon dispensasi untuk panjang umur,
agar
Tak terasa dua hari berlalu berusaha menjalankan amanah,
mengikuti jalan bak pekerja pengukur kilometer jalanan hitam,
pelosok desa menjadi target utama meraih tanggungjawab,
secara dunia dibiarkan saja takkan bermasalah,
tapi jawaban apa yang akan kami paparkan jika Allah bertanya?
Kunjungan kerja berjalan lancar,
namun,akankah menjadi ancaman dan caci maki?
bagi mereka yang tidak
Rakyat bingung dengan ulah politikus bangsa,
mana yang benar dan salah perlu direkayasa,
kepentingan apa yang mereka perjuangkan,
sampai dualisme kepemimpinan lahir dizaman edan.
Sejarah negeri ini ya politik sekarang,
kami malu dengan anak - cucu yang bertanya ada apa?
hendak menjawab apa jika pemimpin asik bercerai,
tiada harga suara kertas yang telah kami berikan.
Republik ini
Jika kesibukan akrab dengan kita,
jenuh dan bosan akan berlalu bak angin berembus,
hiasi duniamu dengan sesuatu yang bermanfaat,
jangan pula lupa dengan kewajiban ummat,
agar nafas yang keluar detik ke detik terasa nikmat.
Asmaraku bersemi kembali kepada keyboard tempat curhatan jiwa,
terkadang bingung,putus asa dan bosan beragam godaan menimpa,
aku ingin semangatku ini terus
Hendak berlari tapi harus merangkak,
beraktifitas masih harus terbatas,
semoga saja tidak menganggu dan merusak yang lain,
aku takut menjadi boomerang bagi yang sempit dan cemburu.
Rasanya diburu dengan kematian tapi hidup masih menanti,
entah dimana harus kumulai semua ini,
mungkin keberanian dan tanggungjawab sebagai kunci,
bukan teka-teki menjadi landasan bagi insani.
Berada
Terlelap dengan dunia sehingga dia selalu mengabaikannya,
sedangkan nafas cuma-cuma berlalu begitu saja,
apakah aku akan renta dengan kehinaan yang dimurkaiNYA,
atau menjadi hamba yang tidak dirindui dan dikasihi.
Syaitan selalu setia dengan hambaNYA yang mencoba untuk taat,
godaan mereka cukup besar dengan pasukan yang dimiliki,
izin dimiliki dari Penguasa Alam menjadikan mereka