Jangan kau siksa ku dalam diam mu


fbpage.gifkumpulan.png

? "JANGAN KAU SIKSA KU DALAM DIAM MU" ?

Ku sapa dunia kala asa ku menggerentang diterpa kerasnya karang.,
Menghantam petir menyambar ladang...
Dia yg ku sayang diambang bimbang menerjang...

Diam sunyi menyekat dlm ruang&isi.,
Jiwa ku terbentur terpukul lebur&terkubur...
Sperti taman impian yg subur makin lama hny rantingnya meranggas tak menghibur...

Ku tahu kau begitu sempurna dimata ku...
Anggun senyum mu...
Indah mata mu,sampai ku tak bisa melukiskan panorama pesonanya dirimu...

Tapi kenapa kau siksa ku dalam diam mu...!

Kau telah menggenakan mahkoda cinta mutiara hati menyelinap harta yg tak termaknai...
Itukah yg membuat mu lupa diri...
Ku nanti yg tak pasti...
Cinta yg ku yakini tak pernah kau mengerti...

Hanya terpatri bagai daging2 basi diterkam jeruji besi....
Mungkin inilah terkadang takdir menguji membawa ku nyeri demi nyeri...

Sepasang burung terbang melintasi awan kelam...
Dari kepak sayapnya ku dengar rintih jerit kesakitan...
Mencintai mu membuat ku paham dimana Tuhan meletakan akal&perasaan...

Gejolak cinta ku menggelegar sepanjang ingatan adlh bukti nyata tak usai di tuliskan...
Kau masih diam tak punya perasaan yg sulit ku terjemahkan.,

Inikah cara mu mencintai ku...?

Kau membuat ku sengsara menggantungkan dalam penantian...
Membunuh ku berlahan tampa belas kasihan...

Kau anggap apakah aku...?

Seolah kau tak punya asa dalam hati mu untuk ku...
Seolah kau dah gak butuh aku...

Seakan ku hanya mainan dalam budak mu....

Jika km mencintai ku dgn hati&jiwa mu...

Pliss...bicaralah,berilah keputusan jgn kau trus siksa ku dalam diam mu...
Biar ku tak terjerumus dalam lubang cinta palsu...


Kasih&sayang ku hanya untuk mu


Sebuah PUISI CINTA yang membuat rasa semakin mengema...

Masih ingatkah chinta...
Inilah history masa-masa dulu...
Yang mana kasih&sayang ku hanyalah untuk mu...

Sebuah rilisan syair puisi maha karya; "Rintihan syair puisi air mata kejora"

? "KASIH&SAYANG KU HANYA UNTUK MU" ?

Sunyi merana hambar melebar kemarau hilang...
Sepi ku hantar makna cinta terlarang...

Tiada ku sesal walau kadang tetesan air mata trus terhenang...
Kau tetap yg ku sayang....

Yang tak pernah terlupakan sedikit pun,saat wajah mu merama-rama mematuk seketika...
Di situlah ruang-ruang dunia membuka cakrawala melepas sukma...
Bahwa ada cinta di dalamya...

Chinta...

Kan ku simpan kasih mu dalam muara jiwa...
Kan ku bekukan dalam janji setia...

Ku gak peduli kamu siapa&dari mana...
Tak ku pandang status mu apa,masa lalu mu gimana...
Asa ku ada karena mu jua yg buat ku bahagia...

Chinta...

Angin berlalu memburu sang waktu...
Kejujuran mu tlah merobohkan dinding-dinding jantung ku...
Kau pun hempas nafas mu demi menguak hadirnya asa ku...

Acchh,,gimana mungkin ku bisa mencampakan mu...
Tiap nadi ku mengalir deras wajah mu walau hanya semu...
Apa lagi senyum&tawa mu tak pernah basi di mata ku...

I LOVE U...

Kata yg sering terlontar dari bibir ku...
Adalah bukti ku tulus mencintai mu...

I MISS U...

Itulah asa yg sering menggagu ku...
Memporak porakdakan jiwa ku...
Hingga ku termanggu&membisu...

Chinta ku...

Ku ingin habiskan hidup ku bersama mu...
Tak pernah ku sesali apa pun itu...

Karena hati ku hanya untuk mu...

Selalu...


Jeritan penyesalan dalam pemakaman


Sebuah PUISI RELIGI yang menuntun kita untuk lebih mengerti akan jalanya hidup...

Memahami apa yg telah di takdirkan,
Jangan ada sebuah penyesalan yg akhirnya baru sadar ketika telah di makamkan....

Sebuah rilisan syair puisi maha karya; "Rintihan syair puisi air mata kejora"

? "JERITAN PENYESALAN DALAM PEMAKAMAN" ?

Dinginya malam berganti awan pun menyelimuti...
Teringat akan masa lalu buat ku sesak diri...
Seribu tanya menyuak kenapa asa itu tak mau pergi...

Apakah ku akan selalu begini meniti hari tak temukan jati diri...
Ku terpatri seolah jantung telah mati...

Kenapa ku tak pernah menanggisi dosa2 yg telah ku racuni...
Kenapa ku slalu menyakiti,menghianati orang yg ku sayangi...

Kenapa...

Kenapa ku lemah...
Kakiku lelah tuk melangkah...

Berjalan tampa arah tangan berlumur darah yg termamah...

Kerikil2 tajam trus datang hantar cobaan...
Banyk ketakutan&kesedihan...

Ku terdiam terduduk dalam keheningan mengali arti kebahagian...

Berlahan ku berjalan&tertahan...
Lirih ku dengar jerit insan,tersadar tu dari pemakaman...
Melambaikan tangan,bersamaan tu dia menahan jerit kesakitan&berbisik angan....

"Pandanglah aku kawan...
Lihatlah aku...

Ku yg telah menyia2kan masa depan...
Kini ku benar2 telah terbungkus kain kafan berparfumkan kematian...
Hanya penyesalan yg ku rasakan...
Hanya kegelapan yg ku dapatkan...

Kau yg masih muda...
Masih hidup&masih bisa menghirup lantang tuk menyebut penyesalan...

Bangunlah kawan...!

Jangan biarkan masa lalu membunuh mu...
Buang ragu mu...
Raihlah cinta dibatas keinginan mu...

Jagan biarkan kau larut dalam kesedihan...
Raihlah kasih sayang yg bisa menuntun mu ke masa depan...

Terima kasihlah pada Tuhan...

Karena di dalam kesedihan kau masih selipkan kebahagiaan&di dalam luka kau msh bisa tertawa...

Lihatlah aku...
Pandanglah aku...

Ku hanya bisa berbaring kaku...
Terkubur dalam bisu...
Hanya bisa merana tersiksa tak punya daya hny penyesalan yg ku rasa.....

"JERITAN PENYESALAN DALAM PEMAKAMAN"


Ikatlah cincin di jemari ku

Inilah syair puisi yg dulu pernah aku persembahkan untuk mu...
Yang mana aku ingin mengikat erat cincin di jemari mu...
Agar kamu tahu,bahwa aku benar-benar ingin hidup dengan mu....

Tapi bagai mana mungkin ku mampu mengikat erat jemari mu...
Ketika kamu telah terikat terlebih dahulu oleh orang lain...

Sebuah rilisan syair puisi maha karya; "Rintihan syair puisi air mata kejora"

? "IKATLAH CINCIN DIJEMARI KU" ?

Malam bertabu mengringsut arca mengugah cinta menabuh asmara...
Menjejakan kaki ku merentas raga melangkah menuju cahaya...

Lembut kalbu sentuh hati sendu...
Getar jiwa pun pilu Kelu hantar asa terasa rindu..

Ku pandang lekat rona indah wajah mu terselipkan sinar terangi jiwa ku...

Mampukah ku mengapai mu...

Waktu berjalan tak tentu hingga ku tak sadarkan kau jauh dari sisi ku...
Betapa besar kasih sayang ku pada mu...
Tapi tak jua mengerti apa mau mu...

Chinta,,,

Tidakah kau menyadari betapa tersiksanya batin ku yg selalu bertahan demi keutuhan cinta abadi karena ketidkpastian mu...

Cinta ku bgai diambang ditengah lautan tak ada arah&tujuan...
Tak ada tempat untk dilabuhkan..

Chinta...

Dah sekian lama perjalanan cinta kita melibas masa...
Segalanya menjadi esa dalam sbuah rasa...
Entah tangis atau tawa...
Dua-duanya bermakna ribuan kata...

Mengurai kenangan asam manis garam kehidupan telah kita rasakan bersama...

Chinta ku...

Tidakah kau rindu akan jeritan tanggis bayi ditenggah malam mengadu...

Ku ingin berteduh dari segala keluh&gaduh...
Ada aku&engkau yg trus perpeluh membangun jembatan kasih yg utuh...

Chinta...

Ikatlah cincin di jemari ku...
Agar ku tahu betapa setia&besarnya cinta mu pada ku...

I love u...

Ikatlah sayang agar ku bisa meraih masa depan degan mu...


Doa ku di hari ulang tahun mu


Sapa malam shobat-shobat terbaik ku...
Salam sejahtera selalu...

Tak lepas kami haturkan...
Salam sastra sejuta aksara...
Semoga kebahagian selalu tercurah di diri kita semua...

Amin...

Syair ini kami rilis buat seseorang yg jauh di negeri sebrang...
Yang mana tepat di hari ini menjadi hari jadinya...

Sebuah rilisan syair puisi tercetak di page; "Rintihan syair puisi air mata kejora"

Maafkan diri ku yg tak mampu ucapan langsung pada mu...
Karena ku tahu,kamu dah mencoba tuk melupakan ku...
Biarlah rasa yg kita jalani dulu akan menjadi kenanggan terindah dalam hidup ku...

happy-mamah.jpg

"DOA KU DI HARI ULANG TAHUN MU"

Di tengah himpitan merahnya mega...
Di alam hening sunyinya senja...

Lantang menantang menghempas karang...
Hantam lahan ladang berganti petang menjelang...

Terselip hari berganti...
Terlelap waktu pun berlalu...

Chinta...

Di dalam hati ku banyak tersimpan rapi memory tentang mu&tak pernah sedikit pun terlupakan oleh ku...

Bahwa ku akan selalu menggenang mu...
Di antara hembuasan bayu menyapu...
Lewat tengah malam menyergap ku...
Mesti kamu bukan lagi milik ku...

Aku datang membawa gumpalan rindu mesti kelabu...
Membawa harapan baik bagi mu...
Mesti ku pun juga tahu,ku bukan lagi bagian dari kehidupan mu...

Chinta...

Izinkanlah ku menyamyamkan wajah mu yg tak henti membasuh jiwa ku...
Izinkanlah ku berbisik pilu mengecup kening mu...
Izinkan sesekali ini membelai indah tubuh mu walau hanya dalam semu...

Saat nyala lilin membias mu...
Kala tangan tak mampu menggegam mu...
Doa ku kan selalu bersama mu...

Maafkan diri ini...

Jika tangan ini tak bisa membawa segenggam mutiara untuk mu...
Tapi hati ini tulus tuk ucapkan...

Happ'y b'rday chinta ku...

Biarlah tahun ini menjadi hari kemenanggan mu...
Rengkuhlah,Raihlah cinta di batas keinginan mu...

Berjalan di titian meninggalkan masa lalu mu...
Mulailah berkemas masa depan mu telah menunggu mu...

Bahagia selalu tercurah di tiap langkah mu...

Semoga di hari jadi mu ini...
Kamu lebih dewasa lebih memahami hiruk piuknya sang masa...

Mengurai tiap kepingan hati menjadi ambisi...
Menjimbak angan menjadi kenyataan...
Lebih matang dalam menjalalani kehidupan...

Selamat ulang tahun chinta ku...
Doa ku selalu bersama mu...

Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada-Mu ya Allah...

Karena ENGKAU telah memberikan waktu untuk ucapkan hari jadinya...

Terima kasih ya Allah...

Karena di sepanjang perjalanan cinta kami...
ENGKAU selalu memberi petunjuk&bimbingan kepada kami...
Ketika jalan yang kami lalui penuh dengan sayatan duri...
Walau akhirnya jalan yang kami lalui harus terhenti...

Terima kasih ya Allah...

ENGKAU telah memberikan kesehatan kesuksesan&kebahagiaan...
Walau akhirnya pelabuhan yg kami harapkan dihantam gelombang pasang...

Terima kasih ya Allah...

ENGKAU telah memberikan kedamaian&kesejahteraan serta berkat yang selalu ENGKAU limpahkan untuk kami...
Walau akhirnya kisah cinta kami tak berakhir di dermaga pelamina...

Terima kasih ya Allah...

ENGKAU telah memberikan kesempatan untuk mencintainya...
Lebih mengerti seberapa dalam kasih sayang yg telah tercurahkan...
Walau akhirnya cinta kami tak bertautan...

Terima kasih ya Allah...

Di dalam kesendirian ENGKAU masih selipkan kebahagiaan,
Dan di dalam luka ENGKAU masih selipkan tawa...
Terima kasih ya Allah...

Bertemu di satu masa

Chinta...

Ku rilis kembali masa di mana ketika aku tak menemukan sosok mu...
Waktu itu aku dalam penantian...
Kau diam tak tahu apa yang ku rasakan....

Ku terus berdoa...
Semoga cinta kita kan bertemu di satu.....

? "BERTEMU DISATU MASA" ?

Malam bertabur bintang sebaris mimpi terbuang di bara api panas membahang....
Sejengkal sajak kaki ku tersandi dipadang luas terbentang...
Inilah penantian ku yg makin lama serasa menghilang...

Rintih sedih memantul dinding batu ketika tanggis menderu risau anggin menyapu...
Ku songsong waktu menemukan kamu...

Tapi kapan...di mana sendu...

Kau gelitiki mencari sakti seakan kau tak peduli lalu pergi menusuk nadi...
Sekian lama ku nanti kabar tak jua ku temui...

Chinta....

Di manakah engkau kini...
Tidakah kau mengerti ku slalu menanti di teriknya mentari...
Sunyi malam trus hantui bahkan tancanpan duri tiap hari...
Tapi tetap ku jalani...

Oh..Tuhan,...

Berilah ku kuatan tuk bertahan...
Merilis arti kebhgiaan di penghujung penantian...

Walau makin lama ku nikmati benua cinta yg makin menyiksa...
Tapi ku percaya cinta kan mepersatukan kita...

Di tiap urat saraf kita telah mengalir aura ya sama...
Walau asa mu tak menyala redup tak terasa...
Tapi ku yakin kita kan bertemu di satu masa...
Masa di mana hanya ada kita berdua.....

Mimpi


Terkadang rindu dengan masa lalu yang indah dan celaka,



tapi masa kinipun tidak bisa ku hindari.

Air mata esok atau lusa pasti akan membasahi bumi,

karna dengannya kita tau lemah dan rapuh.



Tawa dan canda adalah bunga keindahan dunia,

walaupun ia membuat qalbu luka dan sengsara.

Adakah celah kita menelusuri dunia ini dengan kemuliaan,

atau hanya berlalu begitu saja tanpa mimpi dimalam

Hakikat Konflik


Kata Pepatah wujud konflik karna persepsi salah dan benar,



Nafsu mewujudkannya menjadi nyata tanpa manfaat bagi hamba.

Mengalah merupakan solusi nyata,namun.....

Batas-batas mengalahpun memiliki konsep dan metode.



Selalu mengalah tidak selalu menjadi juru kunci,

Terkadang perlu uji nyali agar sang juara merasa kita juga manusia.

Bedakan konflik perang dan hawa nafsu agar kita selamat..

Maafkan jika ku harus pergi


"Rintihan Syair Puisi Air Mata Kejora

pergiiii.jpg

Sapa santun ku shobat-shobat terbaik ku...
Salam sastra sejuta aksara...

Tak sendat-sendatnya kami akan suguhkan sebuah syair puisi,
Yang tentunya masih dalam moment kenanggan....

"Ku rilis tiap bait syair puisi ini.....
Untuk kamu mengerti....
Ku tak punya daya untuk mencintai satu nadi ketika hati mu telah banyak tersinggahi....

"MAAFKAN KU HARUS PERGI"

Panas sengat menyambar ganas...
Memompa nafas membidik lepas...
Hempas memeras menyilang ombak menghantam kanvas...

Berlahan tapi pasti,bahagia meranjak pergi...
Sunyi ku cumbui mendekap sunyi menepis bunyi...
Dimana letak nurani pada senja ini Apakah bisa ku sisir kembali hati yg dulu pernah ku singgahi....

Kencang ku berlari meninggalkan penantian yg menghujam kelam...
Ku menghilang bagai bayang yg tak mampu kau genggam....

Saat lentera jingga mulai redup tak terasa...
Saat binar cahaya tak lagi terbitkan warna...
Disitulah ku tak bisa nyalakan kembali rembulan diatas sana...

Maafkan aku chinta,,,,,

Ku pun tak sanggup memetik bintang...
Ku hanya mampu menggegam awan mendekap angan...
Setelah ku berjalan melangkah tampa pesan....

Gimana,,,,ku mampu menempuh lusuh membelai peluh mengusap gaduh...
Risai jiwa ku pun lumpuh...

Hilang jarum tupukan jerami..
Bagai langit&bumi jauh tak bertepi...
Lautan pun begitu lebar untuk ku sebrangi....

Kau begitu sempurna di mata ku...
Hingga ku tak mapu menyamai benih cinta diladang mu....

Maafkan ku chinta,ku harus pergi....

Ku bukanlah siapa2 bila di bandingkan dengan dia atau mereka...
Derajat kita jauh berbeda...
Ku hanya insan biasa yg tak punya apa-apa...

Sementara....

Kamu anak orang kaya...
Berlimpahkan harta berfundasikan istana...

Ku gak mau,suatu saat nanti...
Ku hanya menjadi bahan cacian...
Menjadi bahan ledekan ditiap alur kehidupan....

Tapi percayalah...

Hati ini dah menjadi milik mu....
Rasa ini dah mendarah daging di pusaran jiwa ku...

Kau tak kan pernah tergantikan sampai nanti...
Sampai ajal menjemput ku nanti....

Sekali lagi...

Maafkanlah diri ini yg tak bisa mencinta....
Mungkin ini dah menjadi garis-Nya...

Tiap tetes air mata,
Tiap jalan yg ku tempa adalah doa....
Semoga kau bahagia dengan dia yg lebih dari segalanya....

MAAFKAN JIKA KU HARUS PERGI

"Kelip mencambik alam pun teriak mencekik Menghantam raga tuk bangkitkan gelora...

Asa menyapa,mengunyah lara,teka-teki hati menguak ambisi...

Pernak pernik sbuah alam syair telah menggundang jiwa tuk lebih mengerti tentang asa..
Bersama "Rintihan syair puisi air mata kejora" telah mengumpas segalanya...

JERIT LARA RINTIH MENYEKA,HATI KERUH LIANGKAN DURJA dikala cinta membahana penuh murka...



Mungkin itu dulu shobat yg bisa ane bagikan tentang Puisi Maafkan jika ku harus pergi...
Semoga memberikan inspirasi kepada kita semua...

Salam...

Merugi


Terkadang bosan menghampiri setiap insan yang sedang meniti arah,



langkahpun berhenti sejenak seakan-akan linglung mengidap jiwa.

kita waras namun setengah gila seperti kata pepatah hidup tetapi bangkai,

entah apa yang terkadang melintas dan melalaikan langkah menuju masa depan.



Jika kita berzikir menghilangkan rasa duniawi seakan gunung bersujud,

namun semuanya sia-sia berlalu begitu

Puisi I Love U Ibu

Sapa pagi shobat2 terbaik ku..
Semoga indah hari kalian&tentunya masih dalam level terbaik..

Masih dalam alur sbuah puisi..
Rilisan maha karya "Rintihan Syair Puisi Air Mata Kejora
Tentang sbuah kasih sayang sosok ibu,
Sebuah lika-liku jalan penggorbanan seorang ibu..

"Gerus berkumbang haus tanah tandus segatan matahari buat mu hangus kau tetap menjaga ku degan jiwa yg tulus..
Tak gentar kasih sayang mu pun tak kan pernah terhapus....

?"I LOVE U IBU"?

Kencang liuk hembusan angin menggulung alam
Dalam derab gerimis menghujam kau hadir tepiskan kelam
Lentera terang kau nyalakan jurang tak jadi hambatan demi jalankan kehidupan..

Ibu...

Nama mu mampu menyulam bait-bait rindu yg tak lelah kau jamah dalam gundah mu
Kau pacu waktu mendekap pilu dgn sisa serpihan kasih sayang dipundak mu
Tumpuan harapan menguras air mata kau pertahankan..

Ibu.,

Tak tanggung2 sembilan bulan kau menggandung ku
Jerat menyekat jirih payah bercucuran keringat panas dinggin menghambat kau jaga aku...

Hujan badai mendayu menyerbu kau tetap memeluk ku dgn penuh kasih syang mu
Sampai nyawa pun kau taruhkan demi rahim mu..

Ibu.,

Bidik ketulusan mu akan ku menusuk seiring bangkitnya raga ku
Berat tak mengurangi mu hanya lekuknya belaian mu lembut menempel serasa kabut memintal asa ku..

Ohh...ibu,bersama mu aku bisa lebih tahu hiruk piuknya bayu mengerti akan manisnya madu pahitnya empedu..

Celoteh lidah mu menderu membuat ku sadar akan tingkah ku
Kerasnya tamparan mu buat ku tahu&penyadar hidayah ku..

Oh..ibu..

Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu
Dalam tawa mu kau selipkan duka mu..

Peras keringat banting tulang hnya untk sesuap makan
Letih,haus,lapar tak kau rasakan
Saut petir tiap saat menyambar kau tetap jalani dgn penuh sabar..

Ditiap derita mengulat jiwa lara menimpa mu tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk segera bangkit berdiri berlari mengejar&memberi harapan baru bagi ku..

Oh..ibu...

Segudang makian cacian selalu datang menghampiri mu bahkan hinaan tak perduli bagi mu
Selalu&selalu kau teruskan langkahkan kaki mu tuk ku...

I love u mom.,

Kasih sayang mu mengebu luluhkan air mata ku terus menetes di jawaku..

Ibu.,

Maafkan aku
Aku terlahir dari gumpalan darah mu yg tiap kehidupan slalu menyusahkan mu&membuat mu malu
Membuat mu meneteskan air mata bersimpah darah ditiap tingkah ku..

Ibu.,

Walaupun kini ku jauh dalam dekapan mu
Kau akan selalu ada ditiap jengkal jiwa ku
Selalu ada terpendam tertanam dalam lubuk hati ku..

Ku selalu titip salam&doa
Semoga Allah melimpah hidayahNya
Senantiasa singgahkan kebahagiaan yg kekal dalam tiap hembusan nafas mu..

I LOVE U MAM....

Mungkin ini dulu yg bisa ane bagikan...
Tentang sbuah besarnya jalinan kasih sayang seorang ibu...
SEMOGA MEMBERIKAN INSPIRASI KEPADA KITA SEMUA,,,

SALAM...

"Kelip mencambik alam pun teriak mencekik Menghantam raga tuk bangkitkan gelora...

Asa menyapa,mengunyah lara,teka-teki hati menguak ambisi...

Pernak pernik sbuah alam syair telah menggundang jiwa tuk lebih mengerti tentang asa..
Bersama "Rintihan syair puisi air mata kejora" telah mengumpas segalanya...

JERIT LARA RINTIH MENYEKA,HATI KERUH LIANGKAN DURJA dikala cinta membahana penuh murka..