Mengapa

BY: M. Tasar KarimuddinSaturday, June 23, 200700: 15Agra- Sanjay place. Mengapa mereka masih disanaMenanti rizki dari anginBumi beku dan panas terasaTapi tak pernah bosanMengapa kita melirik sajaApa mata hati telah tiada, atau Cinta dengan tangan mereka, yangSelalu datang mengusik kita Mengapa beribu tangan berjalan dikotaSudah cukup debu menyiram kitaTapi, mengapa orang tua kita membisuPadahal

0 Response to "Mengapa"

Posting Komentar