BY: M. Tasar KarimuddinJari yang mungil menampar mukakuBukan marah tapi semakin sayangKutatap wajahnya seolah kembarankuIa tersenyum tampa menantangAnakku, parasmu pelita dirumah iniSudah lama impian ini berkelanajauh disana sebelum duniamu disinikini kutak ingin lagi mengembara anakku, kenapa menangis?Kalau rindu panggil saja ibu dan ayahTapi jangan menangis??Ayah tau kamu ingin bermainan
0 Response to "Anakku"
Posting Komentar