Hendak berlari tapi harus merangkak,
beraktifitas masih harus terbatas,
semoga saja tidak menganggu dan merusak yang lain,
aku takut menjadi boomerang bagi yang sempit dan cemburu.
Rasanya diburu dengan kematian tapi hidup masih menanti,
entah dimana harus kumulai semua ini,
mungkin keberanian dan tanggungjawab sebagai kunci,
bukan teka-teki menjadi landasan bagi insani.
Berada
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 Response to "Duniawi Untuk Ukhrawi"
Posting Komentar