Maafkan jika ku harus pergi


"Rintihan Syair Puisi Air Mata Kejora

pergiiii.jpg

Sapa santun ku shobat-shobat terbaik ku...
Salam sastra sejuta aksara...

Tak sendat-sendatnya kami akan suguhkan sebuah syair puisi,
Yang tentunya masih dalam moment kenanggan....

"Ku rilis tiap bait syair puisi ini.....
Untuk kamu mengerti....
Ku tak punya daya untuk mencintai satu nadi ketika hati mu telah banyak tersinggahi....

"MAAFKAN KU HARUS PERGI"

Panas sengat menyambar ganas...
Memompa nafas membidik lepas...
Hempas memeras menyilang ombak menghantam kanvas...

Berlahan tapi pasti,bahagia meranjak pergi...
Sunyi ku cumbui mendekap sunyi menepis bunyi...
Dimana letak nurani pada senja ini Apakah bisa ku sisir kembali hati yg dulu pernah ku singgahi....

Kencang ku berlari meninggalkan penantian yg menghujam kelam...
Ku menghilang bagai bayang yg tak mampu kau genggam....

Saat lentera jingga mulai redup tak terasa...
Saat binar cahaya tak lagi terbitkan warna...
Disitulah ku tak bisa nyalakan kembali rembulan diatas sana...

Maafkan aku chinta,,,,,

Ku pun tak sanggup memetik bintang...
Ku hanya mampu menggegam awan mendekap angan...
Setelah ku berjalan melangkah tampa pesan....

Gimana,,,,ku mampu menempuh lusuh membelai peluh mengusap gaduh...
Risai jiwa ku pun lumpuh...

Hilang jarum tupukan jerami..
Bagai langit&bumi jauh tak bertepi...
Lautan pun begitu lebar untuk ku sebrangi....

Kau begitu sempurna di mata ku...
Hingga ku tak mapu menyamai benih cinta diladang mu....

Maafkan ku chinta,ku harus pergi....

Ku bukanlah siapa2 bila di bandingkan dengan dia atau mereka...
Derajat kita jauh berbeda...
Ku hanya insan biasa yg tak punya apa-apa...

Sementara....

Kamu anak orang kaya...
Berlimpahkan harta berfundasikan istana...

Ku gak mau,suatu saat nanti...
Ku hanya menjadi bahan cacian...
Menjadi bahan ledekan ditiap alur kehidupan....

Tapi percayalah...

Hati ini dah menjadi milik mu....
Rasa ini dah mendarah daging di pusaran jiwa ku...

Kau tak kan pernah tergantikan sampai nanti...
Sampai ajal menjemput ku nanti....

Sekali lagi...

Maafkanlah diri ini yg tak bisa mencinta....
Mungkin ini dah menjadi garis-Nya...

Tiap tetes air mata,
Tiap jalan yg ku tempa adalah doa....
Semoga kau bahagia dengan dia yg lebih dari segalanya....

MAAFKAN JIKA KU HARUS PERGI

"Kelip mencambik alam pun teriak mencekik Menghantam raga tuk bangkitkan gelora...

Asa menyapa,mengunyah lara,teka-teki hati menguak ambisi...

Pernak pernik sbuah alam syair telah menggundang jiwa tuk lebih mengerti tentang asa..
Bersama "Rintihan syair puisi air mata kejora" telah mengumpas segalanya...

JERIT LARA RINTIH MENYEKA,HATI KERUH LIANGKAN DURJA dikala cinta membahana penuh murka...



Mungkin itu dulu shobat yg bisa ane bagikan tentang Puisi Maafkan jika ku harus pergi...
Semoga memberikan inspirasi kepada kita semua...

Salam...

0 Response to "Maafkan jika ku harus pergi"

Posting Komentar