By: M. Tasar KarimuddinAbahSambutlah jariku yang mungil iniAku ingin melangkah sepertimuBantu aku untuk majuAbahAku ingin membelai wajahmu yang berporiMenutup nafasmu dalam tidurkuKini aku merasa kaku AbahAku rindu dengan secangkir kopiDitemani angin ombak nan syahduMasih ingatkah hari ituAbahTidurku nyenyak tapi tak damaiBerlalu tidurku dengan memandangmuWajah yang kerut dan membisuSanjay place,
0 Response to "Abah"
Posting Komentar