BY: M. Tasar KarimuddinAku tidak pernah meminta untuk dirayakanCukup dikenang dan ukir dihatimuHari itu memang sejarah paling indahTiada lagi warna merah bercucuranDamai..dan sejahtera..Tanamkan hari ini pada setiap generasiBukan penyembahan, perbudakan apalagi tangisanNamun, bukti pengorbanan dan perjuangan leluhur Mereka berkata ini demi anak cucu kita Tapi,, aku terhina, menyendiri, menangis
0 Response to "Di 17 Agustus"
Posting Komentar