By: M. Tasar KarimuddinNak, ingatlah pusaka ayahanda Bukan rencong atau kekayaanKata-kata indah yang selalu beriramaTampa instrument kau pulas diayunanNak, masih ingatkah akan nada- nada ituIbu selalu bernyanyi sebagai pengantar tidurmuKamu tersenyum dan meniru kataku ituIbu berdo�a semoga nada itu menjadi senjatamu Adikku, bangunlah istana yang indah Namun, tak megah bagi yang melihatHidup dan
0 Response to "Puisi: Pusaka"
Posting Komentar