Semua makhluk membutuhkan mu tatkala gersang melanda,
tapi tidak di setiap hari dan waktu kamu akan datang,
ketika hari ulang tahun mu, makhluk tercengang dan binasa,
engkau buat dunia banjir tak terkendalikan bahkan nyawa makhluk pun menjadi tumbal.
Tanah dan tumbuhan merindukanmu,
bukan berarti mereka ingin malapetaka?
jika engkau datang tanpa henti,
maka semua makhluk akan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 Response to "Puisi: Hujan"
Posting Komentar