Puisi: Pernikahan



Kamis cerah
diselimuti gundah yang masih samar menyambut nikah,

23 adalah tanggal
indah di iringin tahun 2011 yang sangat megah,

Di ujung sudut
musholla aku beku bermandikan keringat dingin,

Was-was apakah akan
berulangkali jawaban akadku nanti.



Ceremonial pun
dimulai semakin kencang pula detak jantungku ini,

Entah apa yang akan
terjadi sewaktu perjanjian suci harus ku sahuti,

Kepada

0 Response to "Puisi: Pernikahan"

Posting Komentar